Beberapa orang yang menghadapi kenaikan berat badan atau bahkan obesitas pastinya melakukan berbagai upaya untuk membuat bobot tubuh mereka kembali dalam keadaan yang terkontrol agar kesehatan tubuh pun kembali terjaga, Anda mungkin salah satunya.

Mulai dari cara yang aman seperti berolahraga secara rutin dan mengatur pola makan melalui diet, hingga cara instan seperti mengonsumsi obat pelangsing menjadi pilihan. Ada banyak sekali pilihan jenis obat pelangsing yang beredar di pasaran. Tak jarang beberapa dari obat tersebut mengiming-imingi efek obat dalam waktu singkat. Tentu hal ini perlu Anda perhatikan keamanannya bagi tubuh.


Bagi Anda yang sedang atau mulai berfikir untuk menggunakan cara instan nan mudah semacam mengonsumsi obat pelangsing, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan mengenai obat pelangsing yang dikonsumsi lho. Di antaranya adalah mengetahui jenis obat pelangsing yang beredar di pasaran. Apa saja sih jenis obat pelangsing berdasarkan kegunaannya?
1. Mengurangi Nafsu Makan
Kenaikan berat badan tentunya sangat berhubungan dengan melonjaknya nafsu makan yang membuat Anda cenderung mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak. Ada jenis obat peangsing yang berfungsi untuk mengurangi nafsu makan sehingga membuat Anda lebih mudah mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh. Obat pelangsing jenis ini termasuk obat keras, untuk itu dibutuhkan resep dokter agar dosis yang Anda gunakan dalam batas aman. Efek samping dari mengonsumsi obat pelangsing ini dalam dosis tinggi di antaranya adalah: dada berdebar, pusing, susah tidur, dan kenaikan tensi darah.
2. Meningkatkan Metabolisme
Tubuh dengan sistem metabolisme yang baik tentu dapat dengan segera mengolah makanan yang masuk menjadi energi. Obat pelangsing jenis ini biasanya mengandung kafein dan termasuk kedalam obat keras. Hindari menggunakannya dalam dosis tinggi agar Anda tubuh tidak merasakan dampak buruk dari obat. Penggunaan obat pelangsing yang meningkatkan metabolisme jika dalam dosis aman pun bisa mengakibatkan mulut terasa kering dan kesulitan buang air besar.
3. Mencegah Penyerapan Berlebih Lemak dan Karbohidrat
Jenis obat pelangsing lainnya adalah yang berfungsi untuk mencegah penyerapan berlebih terhadap lemak dan karbohidrat, sehingga lemak dan zat tepung yang masuk ke dalam tubuh sebagian besarnya dapat terbuang. Obat pelangsing jenis ini biasanya ditemukan dalam bentuk obat-obatan atau teh. Efek samping yang dirasakan dari mengonsumsi obat ini adalah diare, buang-buang angin, dan kotoran tubuh (feses) lebih berbau.

Jika Anda sudah mengenali jenis obat pelangsing beserta manfaatnya, ada pula tips yang bisa Anda lakukan ketika memilih obat pelangsing untuk dikonsumsi. Di antaranya:
1. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter mengenai kondisi tubuh Anda, serta resep obat pelangsing dengan efek samping paling ringan beserta dosis aman pemakaian.
2. Baca dan teliti kandungan obat, aturan pakai, serte efek samping dari penggunaan obat. Terlebih jika Anda menderita penyakit tertentu, penting bagi Anda memilih obat dengan efek samping yang tidak membahayakan tubuh.
3. Pastikan obat yang Anda pilih sudah terdaftar di BPOM agar keamanan dari obat tersebut lebih terjamin.
4. Tetap jalani pola hidup sehat dengan olahraga teratur dan memilih makanan yang sehat untuk dikonsumsi.

Obat pelangsing memiliki efek yang berbeda-beda bagi tiap orang, jadi jangan dijadikan patokan dalam usaha Anda mengurangi berat badan. Anda juga bisa melakukan cara lainnya dalam mengurangi berat badan dengan menggunakan sebuah korset kesehatan yang memberikan banyak manfaat lainnya seperti; untuk melancarkan pencernaan hingga mengurangi nyeri sendi yang aman dan nyaman digunakan, bahkan selama Anda beraktivitas.